March 19, 2013

Program Remedial, Pengayaan dan Akselerasi



Dalam kaitannya dengan belajar tuntas (mastery learning) maka yang perlu diingat oleh seorang guru salah satunya adalah setiap peserta didik itu memiliki kecepatan belajar yang berbeda-beda dalam mencapai suatu  kompetensi tertentu.  Sehingga dalam proses pembelajaran sehari-hari akan terjadi kecepatan belajar yang berbeda antara peserta didik yang pandai, peserta didik  yang biasa bahkan yang lambat atau lemah.
Dalam pembelajaran tuntas maka menekankan pada ketuntasan belajar secara individual meskipun proses pembelajaran dilakukan secara klasikal.  Untuk mencapai pembelajaran tuntas akan mengacu kepada program perbaikan ( remedial ), pengayaan dan akselerasi.
1. Remedial ( Perbaikan )
Remedial atau perbaikan diberikan kepada peserta didik yang belum tuntas belajar atau belum mencapai SKBM ( Standar Ketuntasan Belajar Minimal ) setelah mengikuti tes kompetensi dasar tertentu, ujian blok, atau ujian semester. Program remedial ini dilakukan dua kali, sehingga bila peserta didik sudah melaksanakan remedial atau perbaikan sebanyak dua kali namun nilainya belum mencapai SKBM maka penanganannya harus melibatkan orang tua peserta didik dengan melibatkan pihak Bimbingan dan Konseling untuk mengetahui kemungkinan sebab lain dari kelambanan peserta didik tersebut.
Tugas yang berat bagi guru dalam mencapai belajar tuntas ini adalah bagaimana seorang guru dapat menanganai peserta didik yang lemah atau lamban dalam mencapai kompetensi belajar tertentu, maka ada dua cara yang dilakukan ;
a. Guru memberi  bimbingan secara khusus, individual bagi peserta didik yang lamban dalam mencapai kompetensi dasar tertentu.  Cara ini sederhana sebab guru berperan juga sebagai  fasilitator.  Contoh menanyakan kepada peserta didik yang mana tempat kesulitannnya dan langsung dijelaskan oleh guru, bisa di dalam kelas atau luar kelas sampai benar-benar dimengerti dan indikatornya bisa mengerjakan soal atau tugas dari guru dengan benar.
b. Dengan perlakuan ( treatment) khusus yaitu penyederhanaan dari pembelajaran regular.  Contoh guru dapat menyederhanakan sisi materi  ajar agar mudah dimengerti oleh peserta didik yang lamban tersebut.  Penyampaian yang sederhana dari guru dengan melengkapai materi ajar dengan gambar, grafik, skema, dan lainnya.  Penyederhanaan soal yang diujikan sehingga lebih mudah dimengerti olah peserta didik yang lamban belajar.
2. Pengayaan
Dalam pembelajaran tuntas maka akan muncul peserta didik yang memiliki kecepatan lebih dalam mencapai kompetensi dasar tertentu, untuk peserta didik yang seperti ini tidak boleh diabaikan tetapi harus mendapat perlakuaan khusus dalam bentuk tambahan pengetahuan dan keterampilan melalui program pengayaan.  Caranya adalah memberikan materi tambahan atau diskusi tentang materi ajar berikutnya atau kompetensi dasar berikutnya sesama teman sekelompoknnya untuk memperluas wawasannya.  Atau sebagai tutor sebaya terhadap temannya yang belum tuntas belajarnya.  Cara lainnya adalah memberikan tugas oleh guru yang menyangkut kompetensi selanjutnya sebagai materi ajar tambahan.  Dapat juga dilakukan dengan mengerjakan soal latihan yang bersifat pengayaan.
3. Akselerasi (Percepatan belajar)
Implikasi lain dari mastery learning (belajar tuntas ) adalah kemungkinan adanya peserta didik yang memiliki kecerdaqsan luar biasa dengan nilai di atas 95.  Untuk mereka ini tidak diadakan pengayaan tetapi perlakuan khusus yaitu percepatan belajar secara alami bukan di kelas akselerasi.  Mereka dapat langsung dipersilahkan untuk  mempelajari kompetensi dasar berikutnya yang sudah diprogramkan dalam satu semester atau satu tahun sehingga nantinya peserta didik tersebut dapat menyelesaikan belajarnya lebih cepat dari teman-temannya.  Untuk mendukung pelaksanaan perscepatan belajar ini maka pembelajaran perlu dikemas lebih rinci misalnya dengan menggunakan modul – modul pembelajaran yang memungkinkan peserta didik dapat belajar mandiri, paket atau kegiatan-kegiatan belajar sesuai kompetensi dasar yang dilengkapi dengan soal-soal latihan, sehingga program kaselerasi ini mudah terlaksana.
Format Remedial download di sini
Format Pengayaan download di sini

July 17, 2012

TARI BAMBU

Agar siswa saling berbagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dalam waktu singkat secara teratur strategi ini cocok untuk materi yang membutuhkan pertukaran pengalaman pikiran dan onformasi antar siswa
l  Caranya?
  1. Separuh kelas atau seperempat jika jumlah siswa terlalu banyak berdiri berjajar . Jika ada cukup ruang mereka bisa berjajar di depan kelas. Kemungkinan lain adalah siswa berjajar di sela-sela deretan bangku. Cara yang kedua ini akan memudahkan pembentukan kelompok karena diperlukan waktu relatif singkat.
  2. Separuh kelas lainnya berjajar dan menghadap jajaran yang pertama
  3. Dua siswa yang berpasangan dari kedua jajaran berbagi sinformasi.
  4. Kemudian satu atau dua siswa yang berdiri di ujung salah satu jajaran pindah ke ujung lainnya di jajarannya. Jajaran ini kemudian bergeser. Dengan cara ini masing-masing siswa mendapat pasangan yang baru untuk berbagi. Pergeseran bisa dilakukan terus sesuai dengan kebutuhan  

KELILING KELOMPOK

Maksudnya agar masing-masing anggota kelompok mendapat kesempatan untuk memberikan kontribusi mereka dan mendengarkan pandangan dan pemikiran anggota lainnya
Caranya………….?
1. Salah satu siswa dalam masing-masing kelompok menilai dengan memberikan    pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan       
2. Siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya     
3. Demikian seterusnya giliran bicara bisa dilaksanakan arah perputaran jarum jam atau dari kiri ke kanan         

PAIR CHEKS

l  APA YANG DILAKUKAN?
l  BEKERJA BERPASANGAN,            Bentuk tim dalam pasangan-pasangan dua siswa dalam pasangan itu mengerjakan soal yang pas sebab semua itu akan membantu melatih
l  PELATIH MENGECEk,     Apabila patner benar pelatih memberi kupon
l  BERTUKAR PERAN, Seluruh patner bertukar peran dan mengurangi langkah 1 – 3
l  PASANGAN MENGECEK,   Seluruh pasangan tim kembali bersama dan membandingkan jawaban
PENEGASAN GURU,           Guru mengarahkan jawaban /ide sesuai konsep

TIME TOKEN ARENDS 1998

Struktur yang dapat digunakan untuk mengajarkan keterampilan sosial, untuk menghindari siswa mendominasi pembicaraan atau siswa diam sama sekali
l  Langkah-langkah :
  1. Kondisikan kelas untuk melaksanakan diskusi (cooperative learning / CL)
  2. Tiap siswa diberi kupon berbicara dengan waktu ± 30 detik. Tiap siswa diberi sejumlah nilai sesuai waktu keadaan
  3. Bila telah selesai bicara kopon yang dipegang siswa diserahkan. Setiap bebicara satu kupon
  4. Siswa yang telah habis kuponnya tak boleh bicara lagi. Yang masih pegang kupon harus bicara sampai kuponnya habis
            Dan seterusnya

COMPLETTE SENTENSE

Media : * Siapkan blangko isian berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap
l  Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan yang ingin dicapai
  2. Menyampaikan materi secukupnya atau peserta disuruh membacakan buku atau model dengan waktu secukupnya
  3. Bentuk kelompok 2 atau 3 orang secara heterogen
  4. Bagikan lembar kerja berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap (lihat contoh)
  5. Peserta diharap berdiskusi untuk melengkapi kalimat dengan kunci jawaban yang tersedia
  6. Bicarakan bersama-sama anggota kelompok
  7. Setelah jawaban benar yang salah diperbaiki. Tiap peserta disuruh membaca berulang-ulang sampai mengerti atau hapal
  8. Kesimpulan

CONSEPTSENTENSE


 
l  Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan kompentensi yang ingin dicapai
  2. Guru menyajikan materi secukupnya
  3. Guru membentuk kelompok yang anggotanya ± 4 orang secara heterogen
  4. Menyajikan beberapa kata kunci sesuai materi yang disajikan
  5. Tiap kelompok disuruh membuat beberapa kalimat dengan menggunakan minimal 4 kata kunci setiap kalimat
  6. Hasil diskusi kelompok. Didiskusikan lagi secara pleno yang dipandu Guru
Kesimpulan

July 16, 2012

TAKE AND GIVE


 
l  MEDIA :
l  Kartu ukuran ± 10x15 cm sejumlah peserta tiap kartu berisi sub materi (yang berbeda dengan kartu yang lainnya, materi sesuai dengan TPK
l  Kartu contoh sejumlah siswa
l  CONTOH Kartu :
                                            Nama Siswa  :
                                            Saub Materi   :
Nama yang diberi :
                                            1.
                                            2.
                                            3.
                                            4. dst
l  Langkah-langkah :
  1. Siapkan kelas sebagaimana mestinya
  2. Jelaskan materi sesuai TPK
  3. Untuk memantapkan penguasaan peserta tiap siswa diberi masing-masing satu kartu untuk dipelajari (dihapal) lebih kurang 5 menit
  4. Semua siswa disuruh berdiri dan mencari pasangan untuk saling menginformasi. Tiap siswa harus mencatat nama pasangannya pada kartu contoh
  5. Demikian seterusnya sampai tiap peserta dapat saling memberi dan menerima materi masing-masing (take and give)
  6. Untuk mengevaluasi keberhasilan berikan siswa pertanyaan yang tak sesuai dengan kartunya (kartu orang lain)
  7. Strategi ini dapat dimodifikasi sesuai keadaan
  8. Kesimpulan

SCRAMBLE

l  MEDIA :
l  Buatlah pertanyaan yang sesuai dengan TPK
l  Buat jawaban yang diacak hurufnya
l  Langkah-langkah :
  1. Guru menyajikan materi sesuai TPK
  2. Membagikan lembar kerja sesuai contoh
Susunlah huruf-huruf pada kolom B  sehingga merupakan kata kunci (jawaban) dari pertanyaan kolom A.
KOLOM   A  :
1.  Sebelum mengenal uang orang melakukan pertukaran dengan cara …
2.  ... digunakan sebagai alat pembayaran yang sah
3.  Uang ... saat ini banyak dipalsukan
4.  Nilai bahan pembuatan uang disebut nilai ...
5.  Kemampuan uang untuk ditukar dengan sejumlah barang atau jasa disebut nilai ...
6.  Nilai perbandingan uang dalam negeri dengan mata uang asing disebut ...
7.  Nilai yang tertulis pada uang disebut nilai ...
8.  dorongan seseorang menyimpan uang untuk keperluan jual beli disebut ...
9.  perintah tertulis dari seseorang yang mempunyai rekening di    bank untuk membayar    sejumlah uang disebut ...
KOLOM B
1.       TARREB ..................................          7.       MINALON ...............................
2.       GANU .......................................         8.       SAKSITRAN ...........................
3.       TRASEK ..................................          9.       KEC ..........................................
4.       KISTRINI ..................................
5.       LIRI ...........................................
6.       SRUK .......................................

WORD SQUARE

MEDIA :
* Buat kotak sesuai keperluan
* Buat soal sesuai TPK
l  Langkah-langkah :
  1. Sampaikan materi sesuai TPK
  2. Bagikan lembaran kegiatan sesuai contoh
  3. Siswa disuruh menjawab soal kemudian mengarsir huruf dalam kotak sesuai jawaban
  4. Berikan poin setiap jawaban dalam kotak
CONTOH :
T
Y
B
N
I
O
K
N
R
A
U
A
N
K
U
O
A
B
A
R
T
E
R
M
N
A
N
I
R
R
S
I
S
D
G
I
I
T
G
N
A
O
N
L
S
A
I
A
K
L
A
A
I
S
R
L
S
A
C
E
K
B
O
S
I
R
I
N
G
G
I
T
l  CONTOH SOAL
  1. Sebelum mengenal uang orang melakukan pertukaran dengan cara …….
  2. ……. Digunakan sebagai alat pembayaran yang sah
  3. Uang ……. Saat ini banyak di palsukan
  4. Nilai bahan pembuatan uang disebut …….
  5. Kemampuan uang untuk ditukar dengan sejumlah barang atau jasa disebut nilai …
  6. Nilai perbandingan uang dalam negara dengan mata uang asing disebut …….
  7. Nilai yang tertulis pada mata uang disebut nilai …….
  8. Dorongan seseorang menyimpan uang untuk keperluan jual beli disebut motif …….
  9. Perintah tertulis dari seseorang yang mempunyai rekening ke bank untuk membayar sejumlah uang disebut …….

TEBAK KATA

MEDIA :
* Buat kartu ukuran 10X10 cm dan isilah ciri-ciri atau kata-kata lainnya yang mengarah pada jawaban (istilah) pada kartu yang ingin ditebak.
* Buat kartu ukuran 5X2 cm untuk menulis kata-kata atau istilah yang mau ditebak (kartu ini nanti dilipat dan ditempel pada dahi ataudiselipkan ditelinga.
l  Langkah-langkah :
  1. Jelaskan TPK atau materi ± 45 menit
  2. Suruhlah siswa berdiri didepan kelas dan berpasangan
  1. Seorang siswa diberi kartu yang berukuran 10x10 cm yang nanti dibacakan pada pasangannya. Seorang siswa yang lainnya diberi kartu yang berukuran 5x2 cm yang isinya tidak boleh dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di dahi atau diselipkan ditelinga.
  1.      Sementara siswa membawa kartu 10x10 cm membacakan kata-kata yang tertulis didalamnya sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud dalam kartu 10x10 cm. jawaban tepat bila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di dahi atau telinga.
  2. Apabila jawabannya tepat (sesuai yang tertulis di kartu) maka pasangan itu boleh duduk. Bila belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan boleh mengarahkan dengan kata-kata lain asal jangan langsung memberi jawabannya.
  3. Dan seterusnya
CONTOH KARTU
          Perusahaan ini tanggung-jawabnya tidak terbatas
          Dimiliki oleh 1 orang
          Struktur organisasinya tidak resmi
          Bila untung dimiliki,diambil sendiri
            NAH … SIAPA … AKU ?
            JAWABNYA :   PERUSAHAAN  PERSEORANGAN
LATAR BELAKANG TIMBULNYA KOPERASI INDONESIA
KATA KONSEP
Penjajahan                                          UU Kep/stb NO 91 Tahun 1992
Penderitaan                                         Asas Demokrasi
Kemiskinan                                         Ekonomi Rakyat
Solidaritas                                           Alat Distribusi
Organisasi Koperasi                            Asas Pancasila
Aria Wirya Atmaja                               UUD 1995 Pasal 23
Bank Penolong & tabungan                UU No 12 Tahun 1997
Koperasi Simpan Pinjam                   UU No 25 Tahun 1992
Budi Utomo                                        
Serikat Dagang Islam                        Koperasi Konsumsi                                                                                                        
l  Tugas :
a.    Buatlah sekurang-kurangnya lima kalimat menurut pendapatmu sendiri. Secara ringkas     harus mencangkup paling sedikit 4 kata dari daftar diatas dan setiap kata dapat dipakai berulang-ulang
b. Kerja kelompok              
    Diskusikanlah kalimat-kalimat anda apabila kalimat anda sudah benar   
c. Hasil diskusi kelompok. Didiskusikan kembali untuk mendapatkan Kesimpulan 
                                                                
 
 
Copyright © 2013. Perangkat Pembelajaran KTSP - All Rights Reserved
Design by Luhur Muhammad Fatah | Powered By Blogger.com